Kamis, 31 Mei 2012

light a candle

aku memilih tuk menjadi lilin saja
itu saja sudah cukup rasanya


bahagia yg ku rasa
saat ku bisa membagi terangku
meski aku sadar hal itu,
cahayaku tak seterang mentari
yang di nanti datangnya setiap hari

dengan segala keterbatasanku...
kan slalu berusaha memberi cahayaku
sampai akhirnya habis masaku
diriku tlah luluh terbakar habis...
dan mati tanpa bisa bersinar lagi

untuk seorang yg tercinta...
yg darinya aku mendapat terang,
dengan tangan lembutnya...
membelaiku manja dengan cinta 
mengukir senyum bahagia
meski kadang hatinya terluka
tetap berdiri di sana
menanti masa...

untuk dia yg tlah pergi...
seseorang yg selalu berusaha tuk jadi matahari,
tuk menyinari relung hati,
yg rela berkorban tuk menjalankan titah,
yg diembankan oleh Sang Rabb al-'Izzah
ikhlas meminjamkan sayapnya,
agar aku mampu terbang ke angkasa
menggapai asa...

mungkin bagi dunia kau tak berarti apa-apa
tapi untukku...kau segalanya...

terima kasih untuk sayap yg kau pinjamkan ini
aku yakin sayap itu yg kan menjadi saksi
saat kau ditanya dihadapan-Nya nanti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar